Tuesday, November 16, 2010

GASTROENTRITIS ( DIARE )

 DIARE
Ketrampilan dasar praktek klinik ( KDPK ) merupakan salah satu ilmu yang membahas tentang ketrampilan dasar asuhan keperawatan dan kebidanan yang meliputi pemeriksaan fisik, personal hygiene dan pencegahan infeksi.
Dalam melaksanakan ketrampilan dasar praktek klinik kami selaku mahsiswa diharapkan memiliki ketrampilan kompetensi dan keprofesionalan yang tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan pada pasien. Untuk itu dalam kegiatan praktek klinik ini kami mampu menjelaskan tentang kegiatan yang telah kami laksanakan di RSI Nasrul Ummah Lamongan.

A.     Pengertian Diare
Diare adalah buang air besar dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100,200 ml per jam) dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat) dapat pula disertai Frekuensi defekasi yang maningkat (Whaley dan Wong’s. 1995).
Gastroentritis (Gt) adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan atau tanpa disertai muntah (sowden. Et.all.1996). gastroentitris diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekwensi yang lebih banyak dari biasanya (Fkui. 1965). Gastroentritis adalah inflamasi pada daerah lambung dan infestinal yang disebabkan oleh bakteri yang bermacam-macam, virus dan parasit yang patogen (Whaley dan Wong’s. 1995).
Gastroentritis adalah kondisi dengan karekteristik adanya muntah dan diare yang di sebabkan oleh infeksi alergi atau keracunan zat makanan (merlenan mayers. 1995). Dari keempat pengertian pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan frekwensi lebih banyaka dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri virus dan parasit yang patogen.
Penyebab gastroentritis akut adalah masuknya virus (Rotravirus, adenovirus enteris virus norwalk), bakteri atau toksin, parasit. Beberapa mikro organisme patogen ini menyebabkan infeksi pada sel-sel memproduksi enterotoksin atau cytotoksin dimana merusak sel-sel atau melekat pada dinding usus pada gastroetritis akut.
Penularan gastroentritis biasa melalui fekal oral dari satu penderita ke yang lainnya beberapa kasus ditemui penyebaran patogen di karenakan makanan dan minuman yang terkontaminasi.
Mekanisme dasar penyebab timbulnya diare adalah gangguan osmotik (makanan yang tidak dapat diserap akan menyebabkan takanan osmotik dalam rongga usus meningkat, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit ke dalam rongga usus. Isi rongga usus berlebihan sehingga timbul diare) selain itu menimbulkan gangguan skresi akibat toksin di dinding usus. Sehingga skresi air dan elektrolit meningkat kemudian terjadi diare, gangguan multilitas usus yang mengakibatkan hiparparistaltik dan hipoperistaltik, akibat dari diare itu sendiri adalah kehilangan cair dan elektrolit (dehidrasi) yang mengakibatkan gangguan asam basa ( Asidosis metebolik dan Hipokalemia ) gangguan gizi (Intake kurang. Output berlebih ) hipoglikemia dan gangguan sirkulasi darah.

B.     Gejala Klinis
a.       Diare
b.      Muntah
c.       Demam
d.      Nyeri Apdomen
e.       Membran mukosa mulut dan bibir kering
f.        Fontanel cekung
g.       Kehilangan berat badan
h.       Lemah

C.     Komplikasi
a.       Dehidrasi
b.      Kejang
c.       Bakterimia
d.      Mell nutrisi
e.       Intoleransi skunder akibat kerusakan mukosa usus
Dari komplikasi gastroentitis tingkat dehidrasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut
a.       Dehidrasi ringan
Kehilangan cairan 2-5% dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit kurang elastis, suara serak, penderita belum jatuh pada keadaan syok.
b.      Dehidrasi sedang
Kehilangan cairan 5-8% dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit jelek, suara serak, penderita jatuh pre syok nadi cepat dan dalam.
c.       Dehidrasi berat
Kehilangan cairan8-10% dari berat badan dengan gambaran klinik seperti tanda-tanda dehidrasi sedang di tambah dengan kesadaran menurun, apatis sampaikoma, otot-otot kaku sampai sionosis

PENATALAKSANAAN MEDIS
a.       Pemberian cairan
b.      Diaketik pemberian makanan dan minuman khusus pada penderita dengan tujuan penyembuhan dan menjaga kesehatan
Adapun hal yang perlu diperhatikan :
1.      Memberikan ASI
2.      Memberikan bahan makanan yang mengandung kalori protein, Vitamin, mineral dan makanan yang bersih.
c.       Obat-obatan
Keterangan
a.       Pemberian cairan, pada klien diare dengan memperhatikan derajat dehidrasinya dan keadaan umum
1.      Cairan Peroral
Pada klien dengan dehidrasi ringan dan sedang. Cairan diberikan peroral berupa cairanyang berisikan Nacl dan Na, Nco, kal dan Glukosa. Untuk diare akut diatas umur 6 bulan dengan dehidrasi ringan atau sedang kadar natrium 50-60 meq/1 dapat dibuat sendiri (mengandung larutan garam dan gula) atau air yang diberi gula dengan garam. Hal tersebut diatas adalah untuk pengobatan di rumah sebeleum di rawat ke rumah sakit untuk mencegah dehidrasi lebih lanjut.
2.      Cairan Parental
Mengenai seberapa banyak cairan yang harus diberikan tergantung dari berat badan atau ringannya dehidrasi yang diperhitungkan kehilangan cairan sesuai dengan umur dan berat badannya
-         Dehidrasi ringan
1.      1 jam pertama 25-50 ml/kg BB/hari
2.      Kemudian 125 ml/kg BB/Oral
-         Dehirasi sedang
1.      1 Jam pertama 50-100 ml/kg BB/Oral
2.      Kemudian 125 ml/kg BB/hari
-         Dehidrasi berat
1.      Untuk anak umur 1 bula, 2 tahun dengan berat badan 3-10 kg
-         1 Jam pertama : 40 ml/kg BB/hari : tetes 1 kg BB/menit cinfun set 1 ml : 15 tetes atau 13 tetes/kg BB/menit
-         7 Jam Berikutnya 12 ml/kg BB 1 Jam : 3 tetes/kg BB/menit (infus set 1 ml : 20 tetes)
-         16 Jam berikutnya 125 ml/kg BB oralit per Oral bila anak mau minum teruskan dengan 2A angtra Vena 2 tete/kg BB/menit atau 3 tetes/kg BB/menit
2.      Untuk anak lebih dari 2-5 tahun dengan berat badan 10-15 kg
-         1 Jam pertama 30 ml/kg BB/jam atau 8 tetes/kg BB/menit (infus set 1 ml : 15 tetes) atau 10 tetes/kg BB/menit (1 ml : 20 tetes)
-         7 Jam kemudian 127 ml/kg BB oralit per Oral. Bila anak tidak mau minum dapat diteruskan dengan 2A intera vena 2 tetes/kg BB/menit atau 3 tetes/kg BB/menit
2.      Untuk anak lebih dari 5-10 tahun dengan berat bdan 15-25 kg
-         1 Jam pertama 20 ml/kg BB/jam atau 5 tetes/kg BB/menit (infus set 1 ml : 20 tetes)
-         16 Jam berikutnya 105 ml/kg Bb Oralit per Oral
-         Diatetik (pemberian makanan)
Terapi diatetik adalah pemberian makanan dan minum khusus kepada penderita dengan tujuan meringankan, menyembuhkan bahkan serta menjaga kesehatan penderita
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1.      Memberikan ASI
2.      Memberikan bahan makanan yang mengandung cukup kalori, protein, mineral dan Vitamin, makanan harus bersih
-         Obat-obatan
1.      Obat amti sekresi
2.      Obat anti spasmolitik
3.      Obat antibiotik

PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.      Pemeriksaan laboratorium
-         Pemeriksaan Tinja
-         Pemeriksaan gangguan keseimbangan asam basa dalam darah astrup. Bila memungkinkan dengan menentukan PH keseimbangan analisa gas darah atau astrup, bila memungkinkan.
-         Pemeriksaan kadar areum dan creatinin untuk mengetahui fungsi ginjal.
2.      Pemeriksaan elektrolit intubasi duodenum untuk mengetahui jasan tenik atau parasit secara kuantitatif. Terutama dilakukan pada penderita diare kronik

Wednesday, October 13, 2010

Cara Memasang Infus

 Cara Memasang Infus


Infus IV adalah tindakan memasukkan cairan steril kedalam sirkulasi darah ( buku ajar praktik kebidanan hal 329)
Infus adalah memasukkan cairan (cairan obat atau makanan0 dalam jumlah yang banyak dan waktu yang lama kedalam vena dengan menggunakan perangkat infuse secara bertetes (pedoman perawatan ruangan hal 14)
Pemberian cairan melalui infuse merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada pasien dengan cara memasukkan cairan melalui intra vena dengan bantuan perangkat infuse (KDPKhal 55)
2.      Tujuan
-          Sebagai tindakan pengobatan
-          Mencukupi kebutuhan tubuh akan cairan dan elektrolit
-          Sebagai makanan untuk pasien yang tidak dapat/tidak boleh makan melalui mulut
3.      Indikasi
a.       Dehidrasi
b.      Syok
c.       Intoksikasi berat
d.      Pra dan Pasca bedah tertentu
e.       Sebelum tranfusi darah
f.       Yang tidak bisa/tidak boleh makan minum melalui mulut
g.      Yang memerlukan pengobatan tertentu
h.      Hipovelimia
i.        Pemberian obat-obatan
4.      Macam-macam cairan infuse
6.1.      Riner Laktat 5%                : Dehidrasi
6.2.      Diktose 5%                       : Nutrisi untuk orang dewasa
6.3.      Pizet /Nacl 09%                : untuk pasien sebelum transfuse darah
6.4.      Kn 2B dan Kn 3B             : untuk dehidrasi pada bayi
6.5.      Martos                               : Komplikasi
6.6.      Filmahes                            : Untuk komplikasi hilangnya kesadaran
6.7.      Asering                              : Panas
6.8.      Glukosa 5%, 10 %            : DM
5.      Bahaya pemasangan infuse
6.1.Flebitis         : Radang pada pembuluh darah
6.2.Ishemia         : Pembuluh darah kemasukan udara
6.3.Hematoma    : Pembekuan udara
6.4.Emboli          : Adanya udara pada pembuluh darah
6.5.Trombosis     : Penyumbatan pada pembuluh darah (ada yang beku dan ada yang tidak
6.      Langkah-langkah
6.1.Persiapan alat
-    Standart infuse
-    Perangkat infuse
-    Cairan sesuai dengan kebutuhan pasien
-    Jarum infuse / abocatth
-    Pengalas
-    Tourniquet / pembendung
-    Kapas alcohol 70%
-    Plester
-    Gunting
-    Kassa steri
-    Bethadine
-    Handscoen
-    Bengkok
-    Tempat sampat, alat pencuci tangan (sabun, handuk kering)
6.2.Persiapan Pasien
-    Pasien diposisikan ditempat tidur senyaman mungkin
-    Memberi tahu pasien tindakan yang akan dilakuakn
-    Membuka lengan baju pada daerah yang akan diinfus
6.3.Persiapan Petugas
-          Mencuci tangan
-          Mendekatkan alat ke pasien dan memakai handscoen
-          Perlak dan alasnya dipasang dibawah anggota badan yang akan diinfus
-          Siapkan infuse set, pastikan klem dalam keadaan terkunci lalu pasangkan pada botol cairan
-          Botol cairan digantung pada standart infuse
-          Isi tabung tetesan secukupnya jangan terlalu penuh
-          Buka klem dan alirkan cairan dalam selang infuse secara perlahan sampai udara tidak ada pada selang infuse kemudian tutup kembali dengan klem
-          Lengan pasien bagian atas dibendung dengan tourniquet
-          Daerah/tempat untuk menusuk vena di disinfeksika lalu jarum (abocath) ditusukkan ke vena dengan lubang jarum menghadap keatas
-          Bila berhasil darah akan keluar, jarum ditarik sedikit kemudian abocat dimasukkan hingga penuh.
-          Torniquet dilepas, jarum ditarik ujung abocat pada tempat tusukan ditekan, kemudian serubung / pasang selang infuse, keluarkan cairan sedikit biar udara diujung selang tidak masuk vena
-          Klem di longgarkan untuk melihat kelancaran tetesan
-          Bila tetesan lancer, beri betadine pada daerah yang ditusuk jarum kemudian fiksasi dengan plaster
-          Jarum dan tempat tusukan di tutup
-          Tetesan diatur sesuai dengan yang ditentukan
-          Anggota yang dipasang infuse, diatur letaknya agar jarum (abocat) tidak bergeser, bila perlu pasang spalk
-          Merapikan pasien dan mengatur dalam posisi yang nyaman
-          Membereskan alat-alat dan melepas handscoon
-          Mencuci tangan
-          Mencatat tindakan yang telah dilakukan
-          Bila pemberian infuse telah selesai cara melepas:
Infus distop plester dilepas kemudian jarum dicabut bekas tusukan ditekan kapas alcohol, lalu ditutup dengan plester.
Perhatian :
a.       Kelancaran cairan dan jumlah tetesan harus tepat
b.      Pada tempat pemasangan infuse bila terjadi flebitis ditutup dan dipindahkan pemasangannya dibagian lain
c.       Reaksi pasien selama 15 menit pertama, bila pasien timbul alergi missal : menggigil, shock infuse segera diperlambat tetesannya. Kalau perlu distop dan memberitahu dokter
d.      Catatan pemberian infus dibuat secara terperinci dan dicatat
-          Tanggal, hari, jam dilakukan
-          Macam cairan, banyak dan jumlah tetesan permenit
-          Keadaan umum pasien, tekanan darah, nadi selama pemberian infuse
-          Reaksi pasien terhadap cairan yang diberikan
-          Nama dokter dan petugas yang bertanggung jawab
e.       Siapkan cairan untuk emberian selanjutnya agar botol tidak kosong dan berbahaya

Cara menghitung tetesan Infus
Untuk Makro (dewasa0
Untuk Mikro

Lokasi Pemasangan Infus
1.      Tangan bagian depan
-          Vena dorsal metacarpal
-          Vena cepalika
-          Vena basalika
2.      Tangan Bagian belakang
-          Tangan bagian depan
-          Vena Radialis
-          Vena Antebracial

Sunday, August 1, 2010

PIJAT BAYI

Sebagian dokter memang tidak menyarankan untuk melakukan pijat bayi dengan alasan kesehatan pencernaan, namun demikian ada sebuah rumah sakit yang ternyata banyak menyediakan tenaga pijat bayi dari bidan-bidan yang berpengalaman. Seperti apa sebetulnya yang bagus untuk bayi kita dan bagaimana cara yang baik untuk melakukan pijat bayi?

MANFAAT PIJAT BAYI

Menurut penelitian dari beberapa bayi prematur, pijat bayi yang dilakukan mampu meningkatkan perkembangan fisik dan mental dari bayi prematur. Berat badan bayi prematur juga dapat meningkat hingga maksimal 40 persen dibanding bayi prematur yang tidak dipijat.
Secara tidak langsung pijat bayi akan menyebabkan bayi menjadi mudah lapar. Karena hal inilah bayi akan meminum lebih banyak asi sehingga produksi asi pada ibu juga meningkat dan berat badan bayipun bertambah.

PERSIAPAN PIJAT BAYI

Pijat Bayi sangatlah mudah dilakukan. Bahkan orang tua dapat melakukan hal ini. Untuk memijat bayi pastikan anda telah melakukan beberapa persiapan untuk memijat bayi yaitu cuci tangan hingga bersih dan pastikan anda telah memotong kuku dan lepaslah perhiasan yang dapat melukai bayi. Siapkan ruang pijat yang hangat lembut dan tidak pengap.

Karena bayi akan dipijat di berbagai bagian tubuhnya, usahakan agar dia tidak dalam keadaan lapar. Untuk itu pastikan bayi telah melewatkan waktu makannya terlebih dahulu sebelum dipijat. Berkomunikasilah kepada bayi bahwa anda akan melakukan pemijatan agar bayi tidak takut dan rewel. Sampaikan hal ini dengan cara mengajak berbicara atau menyentuhnya dengan lembut.

CARA PIJAT BAYI : BAGIAN KAKI

Untuk memijat bagian kaki, hendaknya dimulai dengan memegang kaki bayi pada pangkal paha seperti cara memegang pemukul softball. Gerakan memijat cukup dilakukan dengan cara menggerakkan tangan ke arah mata kaki secara bergantian kaki kiri dan kaki kanan. Ibu bisa melakukan kombinasi gerakan dengan memgang pangkal paha secara bersamaan kemudian memutar kaki bayi dengan lembut kearah mata kaki.

Urut juga bagian telapak kaki dengan dua ibu jari secara bergantian dari tumit ke seluruh telapak kaki. Pijat jari kaki dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki satu persatu dengan lembut. Akhiri gerakan tersebut dengan tarikan lembut disetiap ujung jari. Selanjutnya putar pergelangan kaki perlahan dan Usap kaki bayi dengan tekanan lembut dari pangkal paha hingga akhir.

CARA PIJAT BAYI : BAGIAN PERUT

Untuk memijat bagian perut bayi, ibu bisa melakukan gerakan mengayuh sepeda dari atas kebawah. Pijatlah perut ayi dari baguan kiri atas ke bawah dengan menggunakan jari - jari tangan membentuk huruf I lalu L terbalik.

Beberapa dokter dan bidan tidak menyarankan untuk menekan perut bayi terlalu dalam. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan tata letak usus dan karena hal inilah beberapa dokter tidak menyarankan pijat bayi. Untuk itu hendaknya ibu memastikan gerakan ini dilakukan secara perlahan.

CARA PIJAT BAYI : BAGIAN DADA DAN PUNGGUNG

Untuk memijat bagian dada bayi, ibu bisa melakukan gerakan ke atas bawah pada leher belakang. Lanjutkan dengan gerakan pijat untuk tulang selangka ke arah kiri kanan dengan membentuk gambar jantung.

Untuk memijat punggung bayi, pertama-tama tengkurapkan bayi melintang dari agar anda. Pijat punggung dengan gerakan maju mundur sepanjang punggung mulai dari pantat hingga leher. Buat gerakan melingkar dengan jari-jari mulai batas punggung sampai dengan pantat.

CARA PIJAT BAYI : BAGIAN LENGAN

Pemijatan pada bagian lengan dapat dilakukan dengan cara memeras dan memutar lengan bayi dari arah pundak menuju pergelangan tangan. Setelah itu pijatlah telapak tangan dengan ibu jari mulai telapak hingga jari tangan bayi. Lakukan usapan lembut pada punggung tangan dari arah pergelangan ke jari-jari. Peras sekeliling pergelangan tangan dengan ibu jari dan telunjuk.

CARA PIJAT BAYI : BAGIAN MUKA

Untuk melakukan pemijatan pada bagian muka bayi cukup dilakukan dengan cara meletakkan ibu jari diantara alis mata si bayi. Lakukan pemijatan menggunakan ibu jari secara lembut pada alis dan di atas kelopak mata. Pijat dari pertengahan alis turun ke bawah melalui samping lipatan hidung.

PIJATAN SETELAH MELAHIRKAN

Pijat atau urut oleh pijat panggilan, sudah dikenal sejak lama, sejak zaman kerajaan di Pulau Jawa. Pada masa itu, masyarakat Jawa menyebut pijat dengan istilah urut dan digunakan sebagai sarana kesehatan. Contohnya, ibu-ibu yang akan melahirkan/bersalin ditolong oleh dukun bayi. Jika terjadi kelainan, seperti posisi janin tidak benar, akan dirawat/ditangani oleh dukun bayi yang ahli atau tukang pijat panggilan. Begitu pula saat kelahirannnya.

Pertanyaannya, apakah pijat oleh pijat Bekasi hanya digunakan untuk pengobatan? Jawabannya tidak. Pijat oleh tukang pijat juga mempunyai manfaat atau kegunaan lain, seperti relaksasi (santai), antara lain dengan lulur dan creambath. Dengan lulur, selaput otot menjadi kenyal. Pori-pori jadi hangat, dan kulit jadi mulus. Selain itu badan akan menjadi rileks. Sedangkan pijat creambath, akan membuat akar-akar rambut menjadi kuat. Kulit di seputar leher dan wajah tidak cepat keriput. Juga, kelopak mata jadi segar dan saraf-saraf telinga menjadi sensisif.

Jadi, tujuan pijat oleh pijat panggilan adalah membuat badan menjadi sehat. Secara singkat, pijat oleh tukang pijat panggilan mempunyai sejumlah tujuan antara lain :
- melancarklan peredaran darah
- memberikan relaksasi pada urat dan syaraf
- memberikan kekenyalan pada otot,
- membantu pembentukan tonus yakni cairan yang dihasilkan dari kelenjar Thyroid, serta melancarkan metabolisme tubuh.
- Memberikan kenyaman serta kehangatan terhadap tubuh.
Pijat di pijat Bekasi, bisa digunakan pada semua tingkatan usia. Baik anak-anak, maupun orang tua (dewasa). Lebih bagus lagi, pijat oleh tukang pijat penting untuk perawatan orang-orang lanjut usia (manula) serta olahragawan. Sebab dengan pijat, peredaran darah jadi lancar, dan badan sehat.

Jadi, selain relaksasi, pijat bisa dimanfaatkan untuk pengobatan sejumlah penyakit yang tidak disebabkan oleh jamur atau virus/bakteri. Hanya saja, pijat tidak boleh atau pantang dilakukan terhadap wanita yang sedang hamil muda (1-5 bulan) karena amat berisiko. Pijat untuk wanita hamil hanya boleh dilakukan pada bagian-bagian tertentu seperti tangan dan kaki, serta punggung, dan leher.
Pinggul, perut dan pinggang tidak boleh diurut. (SKW Dahono)
Pijat atau urut, sudah dikenal sejak lama, sejak zaman kerajaan di Pulau Jawa. Pada masa itu, masyarakat Jawa menyebut pijat dengan istilah urut dan digunakan sebagai sarana kesehatan.

Contohnya, ibu-ibu yang akan melahirkan/bersalin ditolong oleh dukun bayi. Jika terjadi kelainan, seperti posisi janin tidak benar, akan dirawat/ditangani oleh dukun bayi yang ahli. Begitu pula saat kelahirannnya.

Bahkan sesudah bersalin, selama 35 hari, sang ibu harus mendapat perawatan agar urat-urat kaki tidak menonjol keluar, selaput urat perut tidak membesar (gemuk-gombyor), kulit tetap kencang dan badan sehat. Sang bayipun demikian, selama 40 hari, setiap dua hari sekali, harus dirawat agar pertumbuhannya baik, tidak rewel, ceria dan sehat.

Selain itu orang yang masuk angin, badan ngilu dan pegal-pegal juga perlu tukang urut agar peredaran darah lancar, stamina meningkat dan badan nyaman.
Pada 1960, di Solo berdiri sebuah panti/yayasan rehabilitasi penderita cacat yang diberi nama RC Prof Soeharso. Waktu itu mereka mendatangkan buku-buku mengenai ilmu pijat dari Jerman, antara lain buku teori pijat karangan Prof Thomson, karangan Dr Gouwh, dan Prof Gova. Mereka juga mendatangkan sejumlah buku pengetahuan mengenai anatomi, patologi dan psikologi.

Sejak itu, pijat atau urut lebih dikenal dengan sebutan keren:
massage. Mereka yang telah mengikuti pendidikan mengenai cara-cara memijat, lulus ujian dan memperoleh sertfikat, disebut masseur atau juru pijat.

Pertanyaannya, apakah pijat hanya digunakan untuk pengobatan? Jawabannya tidak. Pijat
massage juga mempunyai manfaat atau kegunaan lain, seperti relaksasi (santai), antara lain dengan lulur dan creambath. Dengan lulur, selaput otot menjadi kenyal. Pori-pori jadi hangat, dan kulit jadi mulus. Selain itu badan akan menjadi rileks.

Sedangkan creambath, akan membuat akar-akar rambut menjadi kuat.
Kulit di seputar leher dan wajah tidak cepat keriput. Juga, kelopak mata jadi segar dan saraf-saraf telinga menjadi sensisif.

Jadi, tujuan pijat
massages adalah membuat badan menjadi sehat. Secara singkat, pijat mempunyai sejumlah tujuan antara lain.

- melancarklan peredaran darah

- memberikan relaksasi pada urat dan syaraf

- memberikan kekenyalan pada otot,

- membantu pembentukan tonus yakni cairan yang dihasilkan dari kelenjar Thyroid, serta melancarkan metabolisme tubuh.

- Memberikan kenyaman serta kehangatan terhadap tubuh,

Pijat
massages, bisa digunakan pada semua tingkatan usia. Baik anak-anak, maupun orang tua (dewasa). Lebih bagus lagi, pijat penting untuk perawatan orang-orang lanjut usia (manula) serta olahragawan. Sebab dengan pijat, peredaran darah jadi lancar, dan badan sehat.

Jadi, selain relaksasi, pijat bisa dimanfaatkan untuk pengobatan sejumlah penyakit yang tidak disebabkan oleh jamur atau virus/bakteri. Hanya saja, pijat tidak boleh atau pantang dilakukan terhadap wanita yang sedang hamil muda (1-5 bulan) karena amat berisiko. Pijat untuk wanita hamil hanya boleh dilakukan pada bagian-bagian tertentu seperti tangan dan kaki, serta punggung, dan leher. Pinggul, perut dan pinggang tidak boleh diurut.

Sunday, July 18, 2010

LETAK SUNGSANG

Masa kehamilan merupakan masa yang dimulai sejak adanya konsepsi sampai lahirnya janin yang lamanya sampai 280 hari (40 mgg atau 9 bulan) dihitung mulai dari haid pertama hari terakhir. Kehamilan dibagi dalam 3 triwulan dimana dalam setiap kehamilan selalu melebarkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial di dalam keluarga.
Oleh karena itu sebaiknya ibu hamil dianjurkan untuk mengunjungi bidan atau dokter sedini mungkin untuk memeriksakan kehamilannya atau yang disebut juga dengan antenatal are yakni perawatan yang diberikan pada ibu selama masa kehamilan dan juga untuk memonitor pertumbuhan janin dalam kandungan. Ante natal care sebaiknya dilakukan paling sedikit 4x selama kehamilan.

1.2        Rumusan Masalah
1.      Bagaimana prinsip dasar kehamilan ?
2.      Bagaimana prinsip dasar ante natal care?
3.      Bagaimana prinsip dasar letak sungsang?
4.      Bagaimana Asuhan Kebidanan pada ibu Hamil trimester III?

1.3        Tujuan
1.      Mahasiswa dapat mengetahui prinsip dasar kehamilan.
2.      Mahasiswa dapat mengetahui prinsip dasar ante natal.
3.      Mahasiswa dapat mengetahui prinsip dasar letak sungsang.
4.      Mahasiswa dapat melakukan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III.

1.4        Metode Pembahasan
Laporan ini disusun dengan cara praktek lapangan, study kasus, konsultasi dengan pembimbing, study pustaka dan tanya jawab.

1.5        Sistematika Penulisan
Dalam laporan ini disusun sebagai berikut :
BAB I       :  Pendahuluan
BAB II      :  Tinjauan Teori
BAB III    :  Tinjauan Kasus
BAB IV    :  Penutup


KONSEP DASAR LETAK SUNGSANG

1.      DEFINISI
Letak sungsang adalah keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala di fundus dan bokong berada di bagian bawah oavum uteri.

2.            ETIOLOGI
-          Tergantung adaptasi janin terhadap ruang uterus
-          Keleluasaan uterus à posisi sesuai
-          Kelainan uterus dan bentuk

3.            PROGNOSIS
-          Angka kematian lebih tinggi dari normal disebabkan asphyxia dan perdarahan intracranial
-          Gangguan kelancaran persalinan à CPD

4.            JENIS LETAK SUNGSANG
Dikenal beberapa macam posisi letak sungsang yaitu :
a.       Letak bokong (frank breech)
Letak bokong dengan kedua tungkai terangkat keatas
b.      Letak sungsang sempurna (complete breech)
Letak bokong dimana kedua kaki ada disamping bokong (letak bokong kaki sempurna)
c.       Letak sungsang tidak sempurna (incomplete breech)
Adalah letak sungsang dimana selain bokong bagian yang terendah juga kaki atau lutut, terdiri dari :
-          Kedua kaki : letak kaki sempurna
Satu kaki : letak kaki tidak sempurna
-          Kedua lutut : letak lutut sempurna
Satu lutut : letak lututu tidak sempurna
(Prof. Dr. Rustam Sinopsis Obstetri)


5.            PENANGANAN
-          Dalam kehamilan
Versi luar : mengubah posisi janin menjadi letak kepala dengan tangan penolong selanjutnya berada di luar uterus.
Hal ini dapat dilakukan pada primi dengan uk 34 minggu, multi dengan uk 36 minggu, dan tidak ada panggul sempit, gamelli atau plasenta
Previa djj normal (120 x/menit – 160 x/menit)
Syarat :   - pembukaan kurang dari 5 cm
- Ketuban masih ada
- Bokong belum turun atau masuk PAP
-          Dalam persalinan
a.       Cara berbaring
-          litotomi sewaktu inpartu
-          trendelenberg
b.      Melahirkan bokong
-          Mengawasi sampai lahir spontan
-          Mengait dengan jari
-          Mengait dengan pengait bokong
-          Mengait dengan tali sebesar kelingking
c.       Ekstraksi kaki
Cara persalinan dalam letak sungsang ada 2 :
1.      Secara sectio caessaria
Dengan indikasi :
-          Faktor ibu : primigravida tua, riwayat obstetrik buruk, CPD, dll
-          Faktor janin : bayi besar, fetal distress, dll
2.      Secara pervaginam, dapat dibagi menjadi 3 :
-          Secara spontan : yaitu pada letak sungsang janin dapat lahir secara spontan
-          Secara manual aid: janin dilahirkan dengan sebagian oleh tenaga ibu sendiri dan sebagian lagi oleh tenaga penolong
-          Secara ekstraksi sungsang (total bracht ekstraction) : janin dilahirkan seluruhnya oleh tenaga penolong
Tahapan dalam persalinan pervaginam letak sungsang ada 3 :
a.       Tahap pertama : Fase lambat, yaitu mulai lahirnya bokong sampai pusat (skapula depan)
b.      Tahap kedua : fase cepat, yaitu mulai dan lahirnya pusar sampai lahirnya mulut, pada fase ini kepala janin mulai masuk PAP sehingga kemungkinan tali pusat segera dilonggarkan. Bila mulut sudah lahir, bayi dapat bernafas melalui mulut
c.       Tahap ketiga : fase lambat, yaitu mulai dari lahirnya mulut sampai seluruh kepala lahir

Tehnik persalinan letak sungsang pervaginam :
1.      Partus Spontan
-          Perhitungan persiapan persalinan untuk ibu, janin dan penolong
-          Ibu tidur dalam posisi litotomi, pada waktu crowning suntikan 2-5 unit oksitosin per IM, untuk merangsang kontraksi sehingga fase cepat dapat diselesaikan dalam his berikutnya.
-          Episiotomi ketika bokong membuka vulva, segera setelah bokong lahir, bokong dicengkeram secara bracht
-          Pada waktu tali pusat lahir dan tampak sangat teregang, segera kendorkan
-          Penolong segera melakukan hiperlordosis pada badan janin untuk menggerakkan rotasi anterior
Dengan gerakan hiperlordosis berturut-turut lahir pusat, perut, bahu, dada, lengan, dagu, mulut dan seluruh kepala.
2.      Manual Aid
-          Tahap pertama : dilakukan persalinan secara bracht sampai pusar lahir
-          Tahap kedua : melahirkan bahu dan lengan oleh penolong dapat dilakukan dengan cara
a.       klasik / devences
b.      muller
c.       lovset
d.      bickenbach
-          Tahap ketiga : melahirkan kepala, dapat dilakukan dengan cara
a.       mauriceau
b.      najouks
3.      Ekstraksi sungsang : a. Ekstraksi kaki
                                        b. Ekstraksi sungsang

Friday, July 16, 2010

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

CONTOH RPP

Jenjang                  : SMP
Mata Pelajaran      : Bahasa Inggris
Kelas / Semester   : VII / II
Waktu                   : 2 x 40 menit
Tema/Topik           :
Jenis Teks              : Fungsional
Skill                       : Berbicara

I.       Standar Kompetensi         :
Mengungkapkan makna dalam teks lisan fungsional pendek sangat sederhana untuk beriteraksi dengan lingkungan terdekat.

II.    Kompetensi Dasar             :
Mengungkapkan makna tindak tutur fungsional pendek sangat sederhana secara akurat, lancer dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat.

III. Tujuan Pembelajaran         :
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
a.                   Membaca teks fungsional pendek ( instruction : note ).
b.                  Membaca teks deskripsi.
c.                   Memahami possessive adjective.

IV. Materi Pembelajaran         :
  1. Grammar
Possessive adjective.

Subject
Possessive / Adjective
Object
I
MY
ME
YOU
YOUR
YOU
WE
OUR
US
THEY
THEIR
THEM
SHE
HER
HER
HE
HIR
HIM
IT
ITS
IT

  1. Contoh kalimat           :
I have a bag. This is my bag
You have a dog. This is your dog
We have a house. This is our house

V.          Metode penmbelajaran / Teknik :
1.      Building knowledge
2.      Modelling
3.      Join contructions
4.      Independent contructions

VI.       Kegiatan pembelajaran
1.      Kegiatan pendahuluan
-          Salam dan tegur sapa.
-          Tanya jawab tentang kata ganti yang mereka ketahui.
-          Menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.      Kegiatan inti
-          Tanya jawab tentang pengertian possessive adjective, subject dan object.
-          Pemberian materi tentang possessive adjective.
-          Memberikan contoh-contoh kata dan kalimat.
-          Memberikan tugas sesuai dngan tema.
3.      Kegiatan penutup
-          Menanyakan kesulitan peserta didik selama PBM.
-          Menanyakan manfaat mempelajari possessive dan adjective
-          Menyimpulkan hal-hal yang yang telah dipelajari / dibahas / dilakukan.
-          Menugaskan siswa untuk membuat contoh sederhana.

VII.    Sumber belajar
a.       LKS : MGMP B. Inggris Kabupaten Lamongan
b.      Real  : Benda disekitar
c.       Kamus

VIII. Penilaian
1.      Teknik                      : Tes tulis
2.      Bentuk                     :Melengkapi kalimat
3.      Instrumen penilaian  :
a.       Now, Do the exercises below. Complete the sentence with my, his, her, its, their, your, our.
1.      I have a bag. This is . . . . . . . bag.
2.      We have a bike. This is . . . . . . . bike
3.      Look! She has a cat. That is . . . . . . . cat.
4.      Wow, he has a ship. That is . . . . . . . ship.
5.      They have some books. These are . . . . . . . books.
6.      You have a chicken. This is . . . . . . .chicken.
7.      It has a name. Timmy is  . . . . . . . name.
8.      Ana and Ani have a computer. That is . . . . . . . computer.
9.      Mr. Handoyo has two cars. Those are . . . . . . .cars.
10.  Mrs. Eva has one daughter. She is . . . . . . .daughter.
b.      Complete with the correct personal pronouns. Number one is done for you.
I  . .(1) . . have a cousin . My cousin’s name is Putry . . (2) . . is beautiful and smart. I love . . (3) . .very much, because . . (4) . . is very kind.  . . (5) . . often gives . . (6) . . some beautiful gifts.
On holiday, her family usually visit . . (7) . . . . . (8) . . gather in the garden and do many things there. My family always greets and welcome . . .(9). . . visit happily . . .(10) . . . always prepare delicious food for . . . (11). .

KUNCI JAWABAN :

I.
1.      my
2.      our
3.      her
4.      his
5.      Their
6.      you
7.      its
8.      Their
9.      his
10.  her
II.
1.      I
2.      she
3.      her
4.      she
5.      she
6.      me
7.      me
8.      we
9.      their
10.  we
11.  Them

4.      Pedoman penilaian.
a.       Skor untuk setiap jawaban benar adalah 5
b.      Jumlah skor maksimal = 5 x 20 =100
c.       Nilai maksimal = 10
d.      Nilai siswa = ( skor perolehan : skor maksimal ) x 10
5.      Rubrik penilaian.

NO
URAIAN
SKOR
I.       1-10
II.    2-11
-      Setiap jawabam yang benar,penulisan benar, pengucapan / pelafalan benar.
-      Setiap jawaban benar, penulisan benar, pelafalan kurang tepat.
-      Setiap jawaban benar, penulisan salah,pelafalan salah.
-      Setiap jawaban salah, penulisan dan pelafalan salah
-      Tidak menjawab
5

4

3

2

0




Mengetahui
Kepala Sekolah





Lamongan, 19 Mei 2009
Guru Bidang Studi




UMMU ROSYIDAH

Interested for our works and services?
Get more of our update !