Bronchopneumonia

Bronchopneumonia

  1. Definisi Bronchopneumonia
  2. Bronchopneumonia adalah Suatu infeksi akut pada paru – paru yang disebabkan oleh bermacam – macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur dan benda asing ditandai oleh trias (sesak nafas, pernafasan cuping hidung, sianosis sekitar hidung / mulut). (Ilmu kesehatan anak,1985 : 1228). Bronchopneumonia adalah infeksi akut saluran pernafasan yang di tandai obstruksi inflamasi saluran nafas kecil (Bronkiolus) ( kapita selekta, 2000)
  3. Klasifikasi Bronchopneumonia
  1. Berdasarkan atas anatomi :
    1. Pneumonia lobaris
    2. Pneumonia lobularis (Bronkopneumonia)
    3. Pneumonia interstisialis (Bronchiolitis)
  2. Berdasarkan etiologi
  1. Bakteri
    1. Pneumococcus penyebab utama penumonia. Pada orang dewasa disebabkan oleh penumokokus 1 – 8 (pada anak – anak tipe 14, 1, 6, 9). Insiden meningkat pada usia lebih kecil dari 14 tahun dan menurun dengan meningkatnya umur.
    2. Streptokokus, sering merupakan komplikasi dari penyakit virus lain seperti morbili, influenza, cacar air atau komplikasi dari bakteri lain seperti pertusis, pneumonia oleh pneumokokus.
  2. Virus
  3. Virus respiratori sinsial, virus influenza, virus adeno, virus situmegalik.
  4. Aspirasi
  5. Makanan, kerosen (bensin dan minyak tanah) dan cairan amnion, benda asing.
  6. Pneumonia Hipostatik
  7. Disebabkan oleh tidur terlentang terlalu lama, misalnya pada anak yang sakit dengan kesadaran menurun, penyakit lain yang harus istirahatn di tempat tidur yang lama sehingga terjadi kongesti pada paru belakang bawah. Kuman yang tadinya komensal berkembang biak menjadi patogen dan menimbulkan radang. Oleh karena itu pada anak yang menderita penyakit dan memerlukan istirahat panjang seperti tifoid harus diubah – ubah posisi tidurnya.
  8. Jamur
  9. H. Capsulatum. Candida albikans, Blastomycetes dermatitis, Koksidiomikosis, Aspergilosis dan Aktinimikosis.
  10. Sindrom Loeffler
  11. Etiologi oleh larva A. Lumbricoedes Secara klinis biasa, berbagai etiologi ini sukar dibedakan. Untuk pengobatan tepat, pengetahuan tentang penyebab pneumonia perlu sekali, sehingga pembagian etiologis lebih rasional daripada pembagian anatomis. Pneumokokus merupakan penyebab utama pneumonia. Pneumokokus dengan serotipe 1 sampai 8 menyebabkan pneumonia pada orang dewasa lebih dari 80 % sedangkan pada anak ditemukan tipe 14, 1, 6 dan 9. Angka kejadian tertinggi ditemukan pada usia kurang dari 4 tahun dan mengurang dengan meningkatnya umur. Pneumonia lobaris hampir selalu disebabkan oleh pneumococcus, ditemukan pada orang dewasa dan anak besar, sedangkan Bronkopneumonia lebih sering dijumpai pada anak kecil dan bayi.
3. ANATOMI Bronchopneumonia
Susunan saluran nafas

Hidung (nasal)
Merupakan saluran udara yang pertama mempunyai 2 lubang (kavum nasi) di pisahkan oleh sekat hidung (septum nasi) di dalamnya terdapat bulu-bulu yang berguna untuk menyaring udara, debu dan kotoran yang masuk ke dalam terdiri dari otot-otot dan tulang rawan. Lapisan terdiri dari selaput kendir yang derlipat- lipat yang di namakan karang hidung (kanka nasalis)

Tekak ( Faring)
Merupakan tempat persimpangan antara jalan pernafasan dengan jalan makan. Terdapat di bawah dasar tengkorak, di belakang rongga hidung mulut sebelah depan ruas tulang leher.

·  Bagian atas yang sama tingginya dengan koane yang di sebut nasafaring.
·  Bagian atas yang sama tingginya dengan itsmus fausium di sebut orafaring.
·  Bagian bawah sekali di namakan leringa faring
 
Pangkal Tenggorok (laring)
Merupakan saluran udara dan bertindak sebagai pembebtukan suara yang terletak di bagian depan faring sampai ketinggian vetebrata servikalis dan masuk dalam trachea di bawahnya. Pangkal tengkorak ini bisa di tutup oleh epiglatis yang dari tulang rawan yang berfungsi pada waktu menelan makanan menutupi laring.

Batang Tenggorok ( Trachea)
Merupakan lanjutan dari laring yang di bentuk oleh 16 sampai dengan 20 cincin yang terdiri dari tulang rawan yang berbentuk seperti kuku kuda, panjang trachea 9-11 dan di belakang terdiri dari jaringan ikat yang di lapisi oleh otot polos.

Cabang Tenggorok ( Brankus)
Merupakan lanjutan dari trachea, Brankus ini berjalan ke bawah dank e samping he arah tampak paru-paru. Brankus kanan lebih pendek dan besar dari pada bronkus kiri, terdiri dari 6-8 cincin mempunyai 3 cabang, bronkus kiri lebih panjang dan ramping terdiri dari 9-12 cincin mempunyai 2 cabang.

Paru- paru 
Paru- paru merupakan alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari’’ gelembung’’ yang terdiri dari sel epitel dan endotel, luas permukaan lebih dari 90 m2 dan pada lapisan ini terjadi pertukaran udara. O2 masuk dalam darah dan CO2 di keluarkan dari darah. Paru-paru terletak pada rongga dada. Dataranya menghadap ke tengah rongga dada/kavum mediastium, pada bagian bawah terdapat tampak paru. Pada mediastium depan terletak jantung paru di bungkus oleh selaput.

Yang bernama pleura paru di bagi menjadi 2 :

· Paru kanan  : terdiri dari (belah paru): lobus pulmo dextra superior, lobus media dan lobur interior. Tiap lobus tersusun oleh labulus.

· Paru kiri  : terdiri dari pulma sinister, lobus superior dan interior tiap lobus terdiri dari belahan yang lebih kecil yang bernama segmen

4. ETIOLOGI
Pneumococcus penyebab utama penumonia.  Pada orang dewasa disebabkan oleh penumokokus 1 – 8 (pada anak – anak tipe 14, 1, 6, 9).  Insiden meningkat pada usia lebih kecil dari 14 tahun dan menurun dengan meningkatnya umur.
Streptokokus, sering merupakan komplikasi dari penyakit virus lain seperti morbili, influenza, cacar air atau komplikasi dari bakteri lain seperti pertusis, pneumonia oleh pneumokokus.

Comments